PERBEDAAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM DAN MASSAGE EFFLUARAGE TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA I TAHUN 2019

  • admin
  • Italia STIKes Mitra Adiguna
  • Ninda STIKes Mitra Adiguna
Keywords: Nyeri, Teknik Relaksasi Nafas Dalam, Massage Effleurage

Abstract

Persalinan terbagi menjadi 4 kala (Rohani, 2011). Kala I persalinan dimulai ketika ada kontraksi  yang adekuat serta adanya dilatasi serviks dan berakhir saat pembukaan lengkap (Rohani, 2011). Rasa nyeri pada persalinan dalam hal ini adalah nyeri kontraksi uerus yang dapat mengakibatkan peningkatan aktifitas sistem saraf simpatis. Terdapat banyak cara untuk mengatasi nyeri persalinan, baik secara farmakologi maupunnonfarmakologi (Handerson dalam Fitriani, 2014).Data dari Rumah Bersalin Mitra Ananda Palembang pada tahun 2018 jumlah ibu bersalin sebanyak 387 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan teknik relaksasi nafas dalam dan massage effluarage terhadap nyeri persalinan kala I di Rumah Bersalin Mitra Ananda Palembang Palembang tahun 2019. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pre Experimental Design dengan rancangan  penelitian pre-post test design. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 20 April – 06 Mei 2019. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 orang. Hasil penelitian diketahui distribusi  frekuensi nyeri sebelum dilakukan relaksasi nafas dalam dari 15 responden diketahui bahwa responden dengan tingkat nyeri sedang sebanyak 8 responden (53,3%) dan nyeri berat sebanyak 7 responden (46,7%). Sesudah diberikan relaksasi nafas dalam responden dengan tingkat nyeri ringan sebanyak 2 responden (13,3%) dan nyeri sedang sebanyak 13 responden (86,7%). Distribusi frekuensi nyeri sebelum dilakukan massage effleuragedari 15 responden diketahui bahwa responden dengan tingkat nyeri sedang sebanyak 7 responden (46,7%) dan nyeri berat sebanyak 8 responden (53,3%). Setelah dilakukan massage effleurage  responden dengan tingkat nyeri ringan sebanyak 6 responden (40%) dan nyeri sedang sebanyak 9 responden (60%). Hasil bivariat didapatkan nilai p value = 0,041 (relaksasi nafas dalam) dan p value = 0,012 (massage effleurage). Kesimpulan ada perbedaan teknik relaksasi nafas dalam dan massage effluarage terhadap nyeri persalinan kala I di Rumah Bersalin Mitra Ananda Palembang Palembang tahun 2019. Diharapkan pada pihak Rumah Bersalin agar penelitian ini bisa menjadi bahan kebijakan atau pertimbangan untuk dapat mengurangi nyeri pada ibu bersalin dengan tindakan non farmakologi dengan melakukan pemijatan dengan teknik nafas dalam atau massageeffleurage sehingga nyeri pada ibu bersalin akan berkurang

Published
2020-03-01