ANALISIS KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUD KOTA PRABUMULIH TAHUN 2019

  • admin admin
  • Ana Akademi Kebidanan Budi Mulia Prabumulih
Keywords: Usia ibu, usia kehamilan ibu, paritas, BBLR, kejadian asfiksia

Abstract

Asfiksia Neonatorum merupakan salah satu penyebab mortalitas dan morbiltas bayi baru lahir dan akan membawa dampak pada periode neonatal baik di Negara berkembang dan di Negara maju, menurut World Health Organization (WHO) Angka Kematian Bayi Pada Tahun 2013 yaitu 34 per 1000 kelahiran hidup dan meningkat pada tahun 2015 menjadi 43 per 1000 kelahiran hidup. Usia ibu, usia kehamilan ibu, paritas, dan BBLR merupakan beberapa indikator penyebab asfiksia pada bayi baru lahir karena beberapa faktor tersebut merupakan faktor tertinggi yang dapat menyebabkan asfiksia pada bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Kota Prabumlih Tahun 2019. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian berupa case control dengan pendekatan retrospektif. Sampel dalam penelitian ini adalah bayi baru lahir yang mengalami asfiksia tahun 2019 dari bulan Januari-Agustus sebanyak 266 sampel, Teknik mendapatkan sampel dengan cara menggunakan accidental sampling. Pengumpulan data yaitu dengan melihat medical record di RSUD Kota Prabumulih tahun 2019. Analisis statistik menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan dari keempat faktor yang diteliti terdapat salah satu faktor yang memiliki hubungan paling tinggi terhadap kejadian asfiksia pada bayi baru lahir yaitu faktor BBLR dengan kejadian asfiksia. Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square didapat p-value = 0,000. Oleh karena p-value = 0,000 < α (0,05) maka ada hubungan antara umur ibu, usia kehamilan, paritas dan BBLR dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Bagi ibu-ibu hamil disarankan untuk rajin memeriksakan kehamilan pada petugas kesehatan agar kesehatan ibu dan bayi dapat terpantau dengan baik dan bila mengalami penyulit dapat segera ditangani.

Published
2020-03-01