KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT PADA PASIEN DENGAN MASALAH DEFISIT PERAWATAN DIRI

  • admin
  • Riko STIKes Mitra Adiguna
  • Siti STIKes Mitra Adiguna
Keywords: Komunikasi Terapeutik, Defisit Perawatan Diri

Abstract

Gangguan jiwa merupakan manifestasi dari bentuk penyimpangan perilaku akibat adanya distrorsi emosi sehingga ditemukan ketidak wajaran dalam bertingkah laku. Hal itu terjadi karena menurunnya semua fungsi kejiwaan. Gangguan jiwa adalah gangguan yang mengenai satu atau lebih fungsi jiwa. Gangguan jiwa adalah gangguan otak yang di tandai oleh terganggunya emosi, proses berfikir, prilaku, dan persepsi (penangkapan panca indra). Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui informasi secara mendalam tentang komunikasi terapeutik perawat pada pasien dengan masalah defisit perawatan diri di RSJ Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan 2019. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif.  Sampel (partisipan) dalam penelitian ini berjumlah 4 orang terdiri dari 3 orang perawat dan 1 orang informan kunci yaitu kepala ruangan. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Berdasarkan informasi yang diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap ketiga informan diketahui bahwa semua informan dapat membina hubungan saling percaya dengan sesama pasien serta dapat mengidentifikasi penyebab defisit perawatan diri, penyebab bau badan dan pakaian kotor. Sedangkan untuk tanda dan gejala pasien defisit perawatan diri tidak dapat menjelaskannya. Saran dalam penelitian ini hendaknya perawat yang bertugas di Rumah Sakit Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan dapat terus meningkatkan peran komunikasi terapeutik terhadap pasien defisit perawatan diri.

Published
2020-03-01