PENGARUH PENDIDIKAN NUTRISI BERBASIS FITOESTROGEN TERHADAP PENURUNAN GEJALA HOT FLASHES PADA WANITA MENOPAUSE

  • Emilia Rumah Sakit Umum Daerah Kayu Agung
Keywords: Pendidikan, nutrisi, fitoestrogen, hot flashes

Abstract

Menopause merupakan fase reproduksi wanita yang ditandai dengan berhentinya menstruasi akibat penurunan produksi hormon estrogen. Dampak yang dirasakan adalah gejala hot flashes yang masih menjadi masalah pada wanita menopause. Makanan yang mengandung fitoestrogen secara luas dianggap dapat mengurangi gejala hot flashes. Hasil survei di Rumah Sakit Kayu Agung menunjukkan kurangnya pengetahuan dalam pengelolaan hot flashes. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh pendidikan gizi berbasis fitoestrogen terhadap penurunan gejala hot flashes pada wanita pascamenopause. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dimana bentuk desain yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. seluruh wanita menopause yang mengalami hot flashes di poli kebidanan RS Kayu Agung dengan jumlah sampel 68 orang. Analisis data menggunakan uji T berpasangan. Hasil: Rata-rata gejala hot flashes sebelum intervensi melalui instrumen HFRS adalah 7,46 (0,921) kemudian menurun menjadi 5,63 (1,064). Nilai Z -6.447, hasil uji statistik adalah 0,000. Artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: ada pengaruh pendidikan gizi berbasis fitoestrogen terhadap penurunan gejala hot flashes pada wanita pascamenopause. Saran: Melaksanakan pendidikan gizi berbasis fitoestrogen secara rutin pada wanita pascamenopause.

Published
2022-10-17